07.10
Just click the post title and explore every moment that i have been captured!
Setelah puas mengabadikan keindahan Candi Plaosan, ternyata dari Kawasan Candi terlihat Gunung Merapi terbuka viewnya dengan jelas. Akhirnya kami memutuskan untuk naik ke Merapi untuk ambil foto. Kebetulan rekan kami Gaban hari sebelumnya sudah pernah naik, so tidak perlu pake acara kesasar untuk menuju ke salah satu dusun yang ada di lereng merapi.
Sesampainya kami disana, Subhanallah … berasa kita hidup di dunia yang berbentuk duotone … hanya ada warna putih dan abu-abu bekas lahar yang keluar dari gunung merapi waktu erupsi bulan kemarin.
Masih lanjutan seri hunting di seputaran Daerah Yogyakarta, di hari kedua ini kami memutuskan untuk hunting sunrise di wilayah Candi Plaosan. Menurut info dari salah satu rekan KFS yang lebih tahu wilayah yogya, sunrise di daerah sini cukup bagus. Supaya tidak salah jalan dan tidak salah posisi sunrise kita juga akhirnya menculik salah satu rekan KFS lainnya yaitu Kak Gaban … ( tks yah kak udah dianterin muter-muter yogya dari hari berkabut sampai hari panas terik … )
Hunting Trip ini harusnya merupakan salah satu agenda tahunan KFS yang biasa kita sebut Hunting Besar, dikarenakan lokasi atau spot hunting besar kali ini adalah wilayah Gunungkidul, Yogya, dan Merapi terpaksa acara hunting besar rutin tahunan KFS ini harus dibatalkan demi kepentingan bersama. Hal ini disebabkan karena kondisi Gunung Merapi yang tidak menentu. Tetapi setelah melihat keadaan Gunung Merapi yang sudah mulai stabil, dan ada beberapa rekan dari Jakarta yang sudah terlanjur beli tiket PP JKT-YGK maka tetaplah acara hunting tetap berjalan, tetapi bukan dengan grup besar KFS melainkan hanya bersama beberapa sahabat.
Setelah sempat pending beberapa kali setiap mau hunting ke Pengasapan Ikan Mangut di Kali Asin gara-gara cuaca yang masih kurang bersahabat akhir-akhir ini, akhirnya kemarin Minggu 24.10.2010 jadi juga hunting kesana bareng-bareng beberapa rekan KFSemarang.
Pengasapan Ikan Mangut ini berlokasi di tepi Kali Asin Semarang, Bandarharjo Semarang Utara. Tempat yang menarik dan cukup unik untuk orang awam , padahal kalau kita melihat di lingkungan sekitar sana, pemandangan seperti ini sudah sangat biasa. Cuman sayang lokasi di sana yang kurang nyaman untuk dikunjungi, karena udara di sana jadi tercemar oleh asap.
Beberapa waktu yang lalu, tepatnya di hari minggu. Bersama beberapa rekan, jalan menyusuri wilayah Seputaran Stasiun Tawang dan sekitarnya untuk sekedar refreshing dan ingin mengabadikan kegiatan warga di seputaran derah sana dikala hari Minggu pagi.
Sesampainya kami disana, ternyata di sepanjang rel Stasiun Tawang mayoritas dipenuhi oleh anak-anak kecil yang sedang bermain-main ataupun berlarian di sepanjang Rel Kereta. Apakah mereka menyadari betapa berbahayanya bermain-main di sepanjang rel kereta itu. Karena saya lihat, aktifitas kereta api tetap berjalan seperti jadwal mereka masing-masing. Yah, mungkin mereka memang sudah terbiasa dengan kondisi tempat bermain bereka itu, sehingga tau kapan waktunya harus berlari ketepian ketika ada kereta yang akan lewat.
Museum Gunung Api Merapi (MGM) di Dusun Banteng, Hargobinangun, Pakem, Kabupaten Sleman masih terbuka untuk umum hingga akhir Desember mendatang.
Untuk itu, masyarakat diimbau untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dengan mengunjungi museum yang diresmikan oleh Menteri ESDM, Purnomo Yusgiantoro pada 1 Oktober lalu itu.
ìMulai Januari tahun depan, Museum Gunung Api Merapi (MGM) akan mulai menerapkan tarif masuk bagi pengunjung, meski saat ini nominalnya belum ditetapkan,î kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Sleman, Dwi Supriyatno, Jumat (4/12).
Teuku Adifitrian, atau lebih dikenal sebagai Tompi lahir di Lhokseumawe, Aceh dan mengenyam masa kecilnya disana. Datang ke Jakarta pertama kali tahun 1997 untuk melanjutkan studinya di Universitas Indonesia fakultas Kedokteran. Kini pria berparas Indonesia Timur ini telah menyandang gelar dokter umum dan kini tengah menyelesaikan studi spesialisnya dengan bidang Bedah Plastik.
Disini Tompi mencoba mempresentasikan musiknya dengan memasukkan berbagai unsur musik tanpa menghilangkan ciri khasnya. Keinginan untuk bereksperimen dalam arti mengawinkan unsur-unsur musik Rock, Pop, Jazz, Funk, Hip-Hop dan Soul dapat dirasakan dalam album ini, seolah-olah seperti bermain-main dengan musik. Karena itulah, album ini diberi nama Playful.
Gunung Bromo (dari bahasa Sansekerta/Jawa Kuna: Brahma, salah seorang Dewa Utama Hindu), merupakan gunung berapi yang masih aktif dan paling terkenal sebagai obyek wisata di Jawa Timur. Sebagai sebuah obyek wisata, Gunung Bromo menjadi menarik karena statusnya sebagai gunung berapi yang masih aktif. Bromo mempunyai ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut itu berada dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.